October 21, 2020

Jutawan

Jutawan

Cara Menentukan Porsi Makan Anak yang Tepat

2 min read
Cara Menentukan Porsi Makan Anak yang Tepat

Dalam mendukung tumbuh kembang anak tentu orang tua juga harus memperhatikan porsi makan anak agar si kecil dapat mencapai pertumbuhan yang optimal. Bukan hanya memberikan makanan yang sehat namun porsi makan juga harus tepat agar tidak kelebihan dan tidak kekurangan. Tidak mudah untuk memastikan apakah porsi makan yang diberikan untuk anak sudah sesuai.

Justru ibu akan memberi makan anak dengan porsi yang banyak dengan anggapan lebih banyak itu lebih baik dan anak yang gendut itu akan lebih lucu. Padahal hal ini dapat membuat anak mengalami gangguan kesehatan. Asalkan anak memiliki berat badan yang ideal dan juga gizi harian yang tercukupi maka itu merupakan hal yang paling bagus. Jika anak kelebihan berat badan maka harus mengurangi porsi makan dan sebaliknya.

Neraca Kalori Porsi Makan Anak

Anak akan tumbuh dengan ideal dan optimal apabila asupan makanan harian sudah tercukup baik itu dalam porsi yang cukup ataupun menu yang bergizi. Setiap orang memiliki kebutuhan gizi yang berbeda tergantung dengan usia anak. Makin berat bobot tubuh maka kebutuhan gizi dan kalorinya akan lebih banyak.

Tidak mudah menentukan asupan kalori si kecil namun sebaiknya anak diberikan makan tiga kali sehari denan menu karbohidrat dari nasi, jagung, kentang, ubi atau ketela sebanyak 2/3 porsi. Kemudian berikan protein dari ikan, susu, telur, tahu, tempe atau daging sebanyak ΒΌ porsi, dan sisanya lemak yaitu mentega, minyak, susu, dan santan.

Jadi kesimpulannya, anak harus diber makan tiga kali sehari dengan menu makan 4-5 macam termasuk sayur-sayuran dan buah-buahan. Gizi anak di bawah 6 bulan cukup terpenuhi dengan hanya memberikan ASI eksklusif namun jika sudah di atas 6 bulan maka harus mulai diberikan MPASI untuk memenuhi kebutuhan gizi anak selain ASI dan juga membantu anak belajar mengenal makanan namun ASI tetap harus diberikan.

Porsi Makan Anak Berdasarkan Rasa Lapar dan Kenyang

Bentuklah kebiasaan makan pada anak untuk makan saat lapar dan berhenti setelah merasa kenyang. Dengan cara ini maka anak bisa menjaga berat badan idealnya. Jangan memaksa anak untuk tetap makan meskipun sudah kenyang dan siapkan makanan agar ketika anak lapar bisa langsung makan tanpa harus menunggu.

Agar tidak membuang-buang makanan, sediakan porsi secukupnya ini juga dapat mengajarkan anak untuk selalu menghabiskan makanan dan menghargai makanan yang diberikan. Memang ibu memberikan anak makan yang banyak untuk menunjukkan rasa kasih sayang namun terkadang hal ini dapat merugikan anak seperti kelebihan berat badan bahkan membuang-buang makanan jika anak sudah kenyang.

Belum lagi anak diberikan camilan dan juga susu yang berakhir anak kelebihan kalori dan berat badannya menjadi berlebih. Jadi jangan berlebihan dalam memberikan anak porsi makan namun juga tidak kekurangan. Berikan porsi makan anak secukupnya sesuai dengan berat badannya dan juga 4-5 menu.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.