Kenali Apa Penyebab Kanker Endometrium

 

penyebab kanker endometrium

Apa Sebenarnya penyebab kanker Endometrium? Bagaimana seseorang dapat mengidap penyakit yang menyerang organ rahim ini? Temukan informasi lengkapnya di sini, disadur dari deherba.com.

Memahami Penyakit Kanker Endometrium

Merujuk pada National Cancer Institute of America, kanker endometrium merupakan satu dari 10 jenis kanker yang paling banyak terdiagnosa pada wanita. Di Indonesia sendiri, kanker endometrium ini menduduki posisi kanker ketiga yang paling banyak terjadi pada wanita.

Kanker endometrium merupakan penyakit pembentukan sel kanker yang berasal dari sel endometrium. Sel endometrium sendiri adalah sel pada dinding rahim dalam yang berfungsi menyimpan darah di dalam sel.

Lapisan endometrium ini  memiliki bentuk seperti spons sehingga dapat menyimpan darah di dalamnya. Fungsi dari lapisan ini sebagai tempat melekatnya ovum yang telah berhasil dibuahi sperma. Nantinya ini menjadi tempat melekatnya janin pada masa kehamilan.

Secara periodik sel sel endometrium akan luruh dan melepaskan diri dari dinding rahim, berikut dengan darah yang tersimpan di dalamnya. Ini yang kemudian menjadi darah haid. Kecuali, terjadi kehamilan, sehingga lapisan ini justru akan bertahan di dalam rahim sampai janin dilahirkan.

Proses pembentukan sel sel endometrium akan kembali berulang seiring dengan siklus pembentukan ovum dalam ovarium. Ini bergantung pada siklus perubahan hormonal antara estrogen dan progesteron. Sel endometrium sendiri dibentuk berdasarkan sinyal dari hormon estrogen.

Masalah dapat timbul ketika hormon estrogen diproduksi dengan melebihi kebutuhan normal. Akibatnya dinding rahim mendapatkan stimulasi berlebihan. Produksi dinding endometrium menjadi berlebihan.

Secara bertahap ini menyebabkan penebalan pada dinding rahim. Yang pada fase dan kondisi tertentu dapat memicu terbentuknya kanker endometrium. Kanker ini menyebabkan sel sel endometrium bereproduksi dengan tidak wajar.

Proses pembentukan sel baru menjadi berlebihan, sel sel lama tidak mudah luruh begitu saja. Terjadi penumpukan sel endometrium di dinding rahim. Sel sel tua mulai menunjukan perilaku abnormal dengan merusak lapisan dinding rahim. Memicu terjadinya peradangan pada dinding rahim. Dan kerusakan yang lebih masif pada lapisan dinding rahim.

Penyebab Kanker Endometrium

Belum ada kesepakatan soal apa sebenarnya penyebab kanker endometrium. Namun dugaan kuat dikaitkan dengan produksi hormon estrogen dan progesteron yang berlebihan dalam jangka panjang. Atau efek dari paparan estrogen atau progesteron sintetis yang lazim terjadi pada terapi penggantian hormon.

Berikut ini adalah sejumlah kondisi yang ditengarai dapat meningkatkan resiko seseorang untuk mengidap kanker endometrium. Sifatnya kondisi kondisi ini tidak sebagai penyebab kanker endometrium, melainkan sebagai peningkat resiko saja.

Memasuki masa usia subur yang panjang

Selama masa subur, tubuh akan mendapatkan paparan estrogen dan progesteron dengan jumlah cukup banyak. Jadi mereka yang sudah mendapatkan haid sejak usia dini dan mengalami menopause pada usia lebih lanjut sudah tentu akan terpapar hormon hormon ini lebih panjang. Dan memiliki resiko kanker endometrium lebih besar.

Memiliki masalah kegemukan

Wanita dengan obesitas memiliki masalah dengan cadangan lemak. Cadangan lemak ini memiliki peran meningkatkan produksi estrogen. Sehingga wanita obesitas memiliki resiko kanker endometrium lebih besar.

Belum pernah hamil

Selama hamil, sebenarnya produksi estrogen menurun sementara, hanya hormon hormon yang berkaitan dengan kehamilan yang banyak diproduksi. Jadi setidaknya ada masa bagi dinding rahim tidak terpapar estrogen selama masa kehamilan. Ini membantu menurunkan resiko kanker endometrium.

Mengonsumsi estrogen sintetis

Pasca menopause, wanita harus mengonsumsi pil hormon estrogen untuk mengatasi sejumlah keluhan efek menopause. Namun ini meningkatkan resiko kanker endometrium. Karena paparan estrogen ekstra ini dapat menjadi penyebab kanker endometrium.

Mengalami masalah PCOS

Wanita dengan masalah Sindrom Ovarium Polisistik (PCOS) akan mengalami gangguan produksi hormonal. Termasuk memicu produksi estrogen ekstra yang justru akan meningkatkan resiko seseorang untuk mengidap kanker endometrium.

Tingkat toksin tinggi

Kebiasaan mengonsumsi alkohol, makanan dengan kandungan adiktif, hidup pada lingkungan dengan kadar polusi tinggi dan aspek aspek penyebab toksin masuk ke dalam tubuh akan meningkatkan terjadinya oksidasi dan kerusakan pada tubuh. Yang pada akhirnya bisa menjadi penyebab peningkatan resiko seseorang untuk mengidap kanker endometrium.