Sejarah Perkembangan Olahraga Bola Tangan

Sejarah Perkembangan Olahraga Bola Tangan

Sejarah Perkembangan Olahraga Bola Tangan

Definisi Bola Tangan

Bola tangan adalah olahraga beregu di mana dua tim yang terdiri dari 7 pemain (6 pemain dan 1 penjaga gawang) mencoba untuk memasukkan bola ke lawan. Permainan ini mirip dengan sepak bola, namun cara memasukkan bola biasanya tidak dilakukan dengan Kiaki, melainkan dengan tangan.

 

Sejarah Bola Tangan

Permainan bola tangan seperti yang kita kenal sekarang ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1890 oleh seorang pesenam Jerman, Konrad Koch. Namun, permainan bola tangan ini tidak serta merta menjadi populer saat itu. Sejak diperkenalkan oleh Koch dan dikembangkan di Eropa, sangat sedikit yang terdengar tentang game ini hingga tahun 1904. Setelah berakhirnya Perang Dunia I, dua orang Jerman, yaitu Hirschman dan dr. Schelenz, dan membuat permainan bola tangan ini populer kembali. Bola tangan pada awalnya tidak diakui sebagai olahraga mandiri karena tidak memiliki organisasi sendiri.

Pertandingan bola tangan yang dimainkan di Yunani kuno adalah tanda kebangkitan bola tangan modern. Dimana bentuk permainan dan aturannya masih sangat berbeda.

“Fangballspiel” atau “Fangballspiel” diperkenalkan dalam sebuah lagu oleh seorang penyair Jerman bernama Walther von der Vogelweide (1170-1230), di mana semua deskripsi ini adalah tanda-tanda jelas yang dapat digambarkan sebagai bentuk kuno dari bola tangan. Bola digerakkan dengan tangan pemain, bukan dengan kaki.

 

Sejarah Perkembangan Bola Tangan di Indonesia

Dulu, pertandingan bola tangan di Indonesia banyak peminatnya, terutama pelajar dan mahasiswa. Bentuk permainan bola tangan yang dimainkan adalah bola tangan 11 pemain (outdoor/field handball) dan dilakukan pada saat kegiatan di sekolah maupun di luar sekolah. Berbagai kompetisi diadakan pada saat itu baik oleh universitas maupun organisasi kemahasiswaan.

Pertandingan bola tangan pernah mengisi pertandingan Pekan Olahraga Nasional, namun hanya pada saat PON II yang berlangsung pada tahun 1951 di Jakarta. Peserta PON II permainan batu hanya terdiri dari empat wilayah, yaitu Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Selain PON, bola tangan juga direpresentasikan dalam Pekan Olahraga Mahasiswa (POM), yang kini disebut Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS). Bola tangan pernah dimainkan pada POM ke-5 yang berlangsung pada tahun 1960 di Medan.

Namun pertandingan handball ini hanya berlangsung sampai akhir masa orde lama (1965-1966) dan kemudian pertandingan handball perlahan menurun dan akhirnya menjadi tidak populer.
Namun, sejauh ini bola tangan menjadi salah satu olahraga yang wajib dipelajari siswa SMP dan SMA. Bola tangan juga menjadi mata pelajaran wajib di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPO) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan di berbagai universitas.

Demikian materi tentang sejarah perkembangan olahraga bola tangan yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Sumber Rangkuman Terlengkap : KelasPJOK.Com